Baby Massage - KidCare Children Therapy Center
13827
post-template-default,single,single-post,postid-13827,single-format-standard,mkd-core-1.0,sparks-ver-1.1.2,mkd-smooth-scroll,mkd-smooth-page-transitions,mkd-ajax,mkd-grid-1300,mkd-blog-installed,mkd-header-standard,mkd-sticky-header-on-scroll-up,mkd-default-mobile-header,mkd-sticky-up-mobile-header,mkd-dropdown-default,mkd-header-style-on-scroll,mkd-full-width-wide-menu,mkd-header-standard-in-grid-shadow-disable,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2.1,vc_responsive

Blog

Baby Massage

Massage atau pijat merupakan suatu bentuk stimulasi gerak yang sangat bermanfaat, karena pijat ini tidak hanya mengoptimalkan perkembangan gerak anak, tetapi juga menjadi momentum untuk menyalurkan rasa kasih sayang dan perhatian kepada bayi.

Pengertian Baby Massage adalah sentuhan terhadap anak dari usia 0 bulan sampai 12 tahun, dan sebetulnya pengalaman massage pertama yang dialami oleh manusia, ialah pada waktu manusia dilahirkan, yaitu pada waktu melalui jalan lahir ibu.

Pengertian lain adalah suatu bentuk stimulasi gerak yang sangat bermanfaat, karena pijat ini tidak hanya mengoptimalkan perkembangan gerak anak, tetapi juga menjadi momentum untuk menyalurkan rasa kasih sayang dan perhatian kepada bayi.

Massage atau pijat merupakan suatu bentuk stimulasi gerak yang sangat bermanfaat, karena pijat ini tidak hanya mengoptimalkan perkembangan gerak anak, tetapi juga menjadi momentum untuk menyalurkan rasa kasih sayang dan perhatian kepada bayi. Bayi pasti akan menyenangi waktu-waktu yang dihabiskan bersama orang-orang yang menyayanginya, yang akan berdampak pada masa depan anak, mereka akan menjadi generasi yang tumbuh sehat, mandiri, percaya diri. Kualitas tumbuh kembang anak bisa juga ditentukan oleh peran lingkungan dalam mencukupi kebutuan dasar tumbuh kembangnya.

Pengalaman massage pertama yang dialami oleh manusia, ialah pada waktu manusia dilahirkan, yaitu pada waktu melalui jalan lahir ibu. Proses kelahiran adalah pengalaman traumatik bagi bayi karena bayi harus meninggalkan aman, nyaman, dengan keterbatasan gerak menuju ke suatu dunia dengan kebebasan gerak tanpa batas, yang menakutkan, tanpa sentuhan – sentuhan yang nyaman dan aman di sekelilingnya, seperti halnya ketika berada di dalam rahim.

Manfaat Baby Massage antara lain :

  1. Meningkatkan berat badan
  2. Meningkatkan pertumbuhan
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh
  4. Meningkatkan Konsentrasi bayi dan membuat bayi tidur lebih lelap
  5. Membina ikatan kasih sayang orang tua dan anak (bonding)
  6. Meningkatkan produksi ASI

Dengan massage baby ini bisa menimbulkan bonding (keterikatan antara orang tua dan anak) sehingga bisa memunculkan suatu generasi baru yang excellent, karena massage baby meningkatkan kecerdasan dari seorang anak.

Kapan massage bayi dimulai massage bayi dapat segera dimulai setelah bayi dilahirkan, sesuai keinginan orang tua. Dengan lebih cepat mengawali pemijatan, bayi akan mendapat keuntungan yang lebih besar. Apalagi jika pemijatan dapat dilakukan setiap hari sejak kelahiran.

Waktu terbaik saat massage bayi :

  1. Pagi hari, saat orang tua dan anak siap untuk memulai hari yang baru,
  2. Malam hari; sebelum tidur, agar tidur lebih nyenyak,
  3. Saat bayi dalam keadaan santai dan tenang.

Persiapan sebelum massage :

  1. Ruang dan suasana bersih, sunyi dan tenang.
  2. Peralatan handuk, popok, baju ganti, minyak (baby oil), bantal.
  3. Tangan bersih.
  4. Hindari kuku dan perhiasan agar tidak menimbulkan goresan.
  5. Bayi sudah selesai makan dan tidak lapar.
  6. Secara khusus menyediakan waktu untuk tidak diganggu minimum selama 15 menit guna melakukan seluruh tahap – tahap pemijatan.
  7. Duduk dengan posisi yang nyaman
      1. Lutut ditekuk,
      2. Kaki saling menyilang,
      3. Kaki lurus kedepan
  8. Baringkan bayi di atas permukaan kain yang rata, lembut, dan bersih.
  9. Minta ijin kepada bayi sebelum melakukan massage dengan cara membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajak bicara.

Hal – hal yang perlu diperhatikan selama melakukan massage :

  1. Memandang mata bayi, disertai pancaran kasih sayang selama pemijatan berlangsung.
  2. Bernyanyi / putarkan lagu – lagu yang tenang / lembut guna membantu menciptakan suasana yang tenang selama massage dilakukan.
  3. Awali massage dengan sentuhan ringan, kemudian secara bertahap tambahkan tekanan pada sentuhan yang dilakukan, khususnya apabila sudah merasa yakin bahwa bayi sudah mulai terbiasa dengan massage yang dilakukan.
  4. Lumurkan baby oil atau lotion yang lembut sesering mungkin, sebelum melakukan massage.
  5. Sebaiknya, massage dimulai dari kaki bayi, karena umumnya bayi lebih menerima apabila dimassage pada daerah kaki. Dengan demikian, akan membiasakan dimassage sebelum bagian yang lain dari badannya yang disentuh. Lalu bisa dilanjutkanke bagian perut, dada, tangan muka dan diakhiri pada bagian punggung.
  6. Tanggap terhadap isyarat yang diberikan oleh bayi. Jika bayi menangis, coba untuk menenangkan sebelum melanjutkan massage kembali. Jika menangis lebih kencang lagi, hentikan massage karena mungkin bayi mengharapkan untuk digendong, disusui atau sudah mengantuk atau ingin tidur.
  7. Mandikan setelah pemijatan, kalau malam cukup diseka.
  8. Hindarkan mata bayi dari baby oil atau lotion.

Hal – hal yang tidak dianjurkan untuk dilakukan :

  1. Memijat bayi langsung setelah makan
  2. Membangunkan bayi khusus untuk pemijatan
  3. Memijat bayi saat bayi tidak sehat (suhu 36º-37ºC)
  4. Memijat bayi saat bayi tidak mau dipijat
  5. Memaksakan posisi tertentu saat massage bayi.

No Comments

Leave a Comment