Manfaat Pijat Bayi Baru Lahir dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya - KidCare Children Therapy Center
13831
post-template-default,single,single-post,postid-13831,single-format-standard,mkd-core-1.0,sparks-ver-1.1.2,mkd-smooth-scroll,mkd-smooth-page-transitions,mkd-ajax,mkd-grid-1300,mkd-blog-installed,mkd-header-standard,mkd-sticky-header-on-scroll-up,mkd-default-mobile-header,mkd-sticky-up-mobile-header,mkd-dropdown-default,mkd-header-style-on-scroll,mkd-full-width-wide-menu,mkd-header-standard-in-grid-shadow-disable,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2.1,vc_responsive

Blog

KidCare Children Therapy Center / Umum  / Manfaat Pijat Bayi Baru Lahir dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Manfaat Pijat Bayi Baru Lahir dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Memijat bermanfaat merangsang sekaligus memperbaiki fungsi sistem tubuh bayi. Memijat bayi diantaranya dapat menstimulasi gerakan, pertumbuhan dan pelepasan hormon.

Dengan kata lain, memberikan pijatan secara tepat pada akan mendukung Si Kecil menjadi anak yang sehat dan kuat.

Kapan Bayi Baru Lahir Boleh Dipijat?

Merekomendasikan untuk menunggu 10 hari hingga 2 minggu sejak bayi dibawa pulang ke rumah. Hal ini dikarenakan kulit bayi masih amat sensitif. Selain itu juga sambil menunggu tunggul umbilikus (tali pusat) bayi mengering dan terlepas, dimana biasanya memakan waktu 5-15 hari.

Menunggu beberapa hari sebelum mulai memijat bayi menggunakan minyak akan memberikan waktu pelindung alami kulit bayi untuk berkembang.  setiap minyak yang tersisa di permukaan kulit bayi setelah pijat dapat meningkaatkan risiko infeksi pada area tersebut.

Apakah Bayi Boleh Dipijat Setiap Hari?

seiring pertumbuhan anak, masa keemasan (golden periode) tidak akan dijumpai lagi. Sehingga orang tua perlu memberikan stimulasi dini yang terbaik pada buah hatinya.

Ia menyebutkan bahwa aktu memijat bayi yang terbaik antara lain:

  1. Saat bayi dalam kondisi sehat.
  2. Pijat dilakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore, terutama saat bayi berusia 6 bulan pertama.
  3. Pemijatan idealnya dilakukan 15 – 25 menit atau sesuai kebutuhan.
  4. Bayi yang dipijat tidak baru saja makan maupun minum.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dr. Fitri bersama rekan-rekannya, memijat bayi secara rutin sehari sekali dapat membantu menurunkan hormon stressor dan meningkatkan hormon pertumbuhan. Sehingga pertumbuhan anak menjadi semakin optimal.

Pemijatan terbaik adalah pemijatan yang dilakukan orang tua. Pasalnya, proses memijat dapat menimbulkan ikatan batin yang membuat bayi merasa lebih nyaman.

Dijelaskan bahwa masa-masa yang paling tepat untuk memijat bayi yakni saat bayi dalam kondisi sadar penuh dan tidak mengantuk sama sekali, misalnya saat sedang aktif beraktivitas. Disampaikan pula bahwa memijat bayi dapat dilakukan setiaap hari karena pijatan merupakan nutrisi sentuhan.

No Comments

Leave a Comment